Lompat ke isi utama

Berita

Pesan Gus Dur untuk #SahabatBawaslu: Demokrasi Harus Dijaga Lewat Keadilan dan Kebebasan

foto

Demokrasi tidak cukup dimaknai hanya sebagai pelaksanaan Pemilu semata. Demokrasi juga harus memastikan hadirnya keadilan serta kebebasan bagi seluruh warga negara.

Hal tersebut sejalan dengan pesan Presiden ke-4 Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), yang mengingatkan bahwa demokrasi akan berada dalam bahaya apabila nilai-nilai utamanya mulai terancam.

“Demokrasi bukan hanya soal Pemilu, tetapi juga tentang keadilan dan kebebasan. Jika salah satu dari itu terancam, maka demokrasi kita sedang dalam bahaya,” pesan Gus Dur.

Pesan ini menjadi pengingat penting bagi seluruh #SahabatBawaslu bahwa menjaga demokrasi berarti turut memastikan Pemilu berjalan jujur, adil, serta tetap menjunjung tinggi hak-hak masyarakat.

Bawaslu sebagai lembaga pengawas Pemilu memiliki peran strategis dalam menjaga demokrasi substansial melalui pengawasan yang berintegritas, pencegahan pelanggaran, serta penegakan keadilan Pemilu.

Dengan semangat tersebut, seluruh jajaran pengawas Pemilu diharapkan terus memperkuat komitmen untuk menjadi benteng demokrasi, menjaga kebebasan warga dalam menentukan pilihan, dan memastikan setiap proses Pemilu berlangsung sesuai prinsip keadilan.
 

Penulis dan Foto: Tim Humas Bawaslu Mura

Editor:  Tim Humas Bawaslu Mura