Lompat ke isi utama

Berita

Pesan Awal Tahun 2026 - Anggota Bawaslu RI Totok Hariyono

foto

Mengawali tahun 2026, Anggota Bawaslu RI Totok Hariyono menegaskan bahwa ketiadaan tahapan pemilu tidak berarti berhentinya kerja-kerja pengawasan. Justru pada masa non-pemilu inilah Bawaslu memiliki ruang strategis untuk memperkuat fondasi demokrasi.

Totok Hariyono menjelaskan, Bawaslu tetap aktif menjalankan perannya dalam mengoreksi berbagai unsur yang berpotensi menggerogoti demokrasi, seperti politik uang, penyalahgunaan kekuasaan, rendahnya etika politik, penyebaran disinformasi, serta lemahnya kesadaran hukum pemilu di tengah masyarakat.

Melalui penguatan pencegahan, pendidikan politik, evaluasi regulasi, dan pengawasan partisipatif, Bawaslu berupaya memastikan bahwa nilai-nilai demokrasi tetap terjaga dan tidak mengalami degrgradasi meskipun tidak berada dalam momentum pemilu.

“Demokrasi bukan hanya soal pemungutan suara, tetapi juga soal menjaga integritas, keadilan, dan kepercayaan publik terhadap proses politik,” menjadi pesan penting yang disampaikan Totok Hariyono kepada seluruh #SahabatBawaslu.

Dengan semangat awal tahun 2026, Bawaslu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkolaborasi menjaga demokrasi Indonesia agar tetap sehat, kuat, dan berkeadilan, kapan pun dan dalam kondisi apa pun.

Penulis dan Foto: Tim Humas Bawaslu Mura

Editor: Tim Humas Bawaslu Mura